Kasus Penembakan Laskar FPI, Komnas HAM Periksa Semua CCTV


Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) memastikan pihaknya akan menelisik seluruh CCTV yang ada di ruas tol selain Tol Jakarta-Cikampek, termasuk tol Jagorawi. Penelisikan tersebut untuk membuat kasus adu tembak antara Polisi dan Laskar FPI pada, Senin (7/12/2020) menjadi terang.

Diketahui, dalam peristiwa mencekam tersebut, pihak FPI mengklaim telah diikuti oleh polisi sejak berada di Tol Jagorawi.

“Iya, kami akan menelisik semua rekaman CCTV yang terkait dengan peristiwa yang ada,” kata Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat, Senin (14/12/2020).

Ketika dikonfirmasi lebih lanjut soal kapan akan melakukan investigasi ke Tol Jagorawi, dia belum memastikan waktu jelasnya. Dia hanya menyebutkan, belum.

“Di lokasi lain belum,” ucapnya.

Diketahui, Habib Rizieq dan Keluarga keluar dari Perumahan The Nature Mutiara Sentul Bogor masuk ke Tol Jagorawi arah Jakarta, lalu via jalan Tol Linkar Luar Cikunir ambil arah Tol Cikampek, menuju Tempat Pengajian keluarga sekaligus Peristirahatan dan Pemulihan Kesehatan di Karawang.

Rombongan terdiri dari 8 Mobil, 4 Mobil Keluarga IB, 4 Mobil Laskar FPI sebagai tim pengawal.

Rombongan keluarga terdiri dari:

1. Pria : IB-HRS dan Menantu serta 1 orang Ustad keluarga dan tiga orang Sopir.

2. Perempuan dan Anak-Anak: 12 Wanita Dewasa, 3 BAYI dan 6 BALITA.

3. Laskar FPI : 24 orang dalam 4 mobil, tiap mobilnya 6 orang Laskar termasuk Supir.

Semenjak keluar dari perumahan The Nature Mutiara Sentul, rombongan diikuti oleh mobil Avanza Hitam dengan Nopol B 1739 PWQ & Avanza Silver dg Nopol B …. KJD, serta beberapa mobil lainnya.

Setelah Pintu Keluar Tol Karawang Timur, ada 3 Mobil penguntit; yaitu Avanza Hitam B 1739 PWQ , Avanza Silver B —- KJD & Avanza Putih K —- EL yang terus berusaha masuk kedalam konvoi, mepet, mengintai dan mengikuti rombongan IB-HRS. Dari pihak keluarga, Habib Hanif terus memandu semua rombongan agar waspada dan hati hati

Sebanyak 3 mobil penguntit tersebut berhasil dijauhkan oleh 2 mobil berisi laskar yang posisinya paling belakang, yaitu salah satunya Chevrolet dengan plat B 2152 TBN Green Metalic yang memuat 6 Laskar khusus bertugas pengawalan dari DKI Jakarta yang kemudian menjadi korban penculikan dan pembantaian.

Dalam hal ini, 2 mobil laskar pengawal dengan posisi paling belakang rombongan berhasil menjauhkan para penguntit dan penggangu tersebut, sehingga Rombongan keluarga IB-HRS berhasil menjauh dari para penguntit dan pengganggu yang menggunakan 3 mobil.

Adapun identitas mobil penguntit yang berhasil di identifikasi saat itu, yaitu ;

1. Avanza Hitam B 1739 PWQ

2. Avanza Silver Plat B —- KJD (nomor tidak teridentifikasi)

3. Avanza Putih K —- EL (nomor tidak teridentifikasi).

Setelah rombongan Keluar Pintu Tol Karawang Timur, salah satu mobil Laskar pengawal yaitu Avanza, sempat dipepet, namun berhasil lolos dan menuju arah Pintu Tol Karawang Barat, lalu masuk ke Tol arah Cikampek dan beristirahat di Rest Area KM 57.

Sedangkan Mobil Laskar Khusus DKI ( Cevrolet B 2152 TBN), saat mengarah ke pintu Tol Karawang Barat berdasarkan Komunikasi terakhir, dikepung oleh 3 mobil pengintai kemudian diserang.

 

Sumber : https://nasional.okezone.com

Info CCTV

Comments are disabled.