Dishub Sidoarjo Berencana Pasang CCTV di Lokasi Parkir


Dishub bakal memasang CCTV di semua lokasi parkir di Sidoarjo. Pemasangan itu bersamaan dengan penerapan sistem baru perparkiran di Kota Delta.

Menurut Kepala Dishub Sidoarjo, Bahrul Amiq, pemasangan CCTV di lokasi parkir dilakukan untuk memantau pelayanan dari jukir kepada masyarakat.

“Agar kinerja jukir bisa terus terpantau. Selain itu, pemasangan CCTV juga untuk keamanan keandaraan yang terparkir,” ungkap Bahrul Amiq kepada Surya, Rabu (21/8/2019).

Tentang teknis pemasangan kamera pengintai itu, pihaknya masih menunggu hasil kajian dan pemantapan sistem bersama tim ahli dari ITS Surabaya.

Namun, anggaran untuk pengadaan CCTV sudah ada melalui PAK (perubahan anggaran keuangan) APBD 2019 yang baru saja disahkan oleh DPRD Sidoarjo.

“Termasuk pengadaan rambu, papan informasi, marka, dan sejumlah kebutuhan lain sudah terakomodasi dalam anggaran itu. Meski belum seratus persen, setidaknya program ini bisa berjalan,” papar dia.

Pihaknya memasang target, sistem perparkiran baru sudah berjalan tahun ini. Sebagai pengganti parkir berlangganan yang telah dihapus sejak bulan Juli lalu.

Amiq mengaku belum bisa mengungkapkan apakah pakai e-parkir atau sistem lain. Hanya disampaikan dia bahwa sistem baru nanti berbasis IT, memanfaatkan teknologi kekinian, dan paling feasible dibanding sistem lain.

“Akurasinya harus tepat, kemudian yang lebih penting dari semua itu adalah optimalisasi pelayanan kepada masyarakat,” tandasnya.

Jukir juga menjadi perhatian serius dalam penerapan program baru ini. Direncanakan, para juru parkir akan mendapat pelatihan dan pemantapan skil untuk mengoperasikan sistem yang diterapkan.

Termasuk gaji atau pendapatannya, juga disebut sedang diupayakan bisa lebih bagus dibanding sebelumnya. Dengan gaji yang cukup, jukir tentu dituntut lebih profesional dalam menjalankan tugas.

Tak hanya itu, Dishub Sidoarjo bersama tim ahli juga sedang merancang sistem asuransinya. Yakni asuransi untuk masyarakat yang kendaraannya diparkir di tempat yang dikelola oleh Dishub Sidoarjo.

“Dengan pelayanan bagus, pengamanan maksimal, plus asuransi. Supaya masyarakat juga tenang dan nyaman saat memarkir kendaraannya,” tukas mantan Kepala DLHK Sidoarjo ini.

Dan sebagai evaluasi, bakal diterapkan pula alat untuk mengukur indeks kepuasan masyarakat terhadap layanan perparkiran. Melalui itu, bisa jadi acuan dalam melakukan perbaikan atau pembenahan kualitas pelayanan.

Dalam pertemuan Dishub dengan tim ahli dari ITS beberapa waktu lalu, muncul pula istilah SPON (sistem parkir online). Seperti pola ojek online, warga cukup membayar parkir lewat aplikasi. Tanpa karcis karena bisa pakai barcode, dan pembayarannya juga nontunai.

Petugas parkir, tetap dkberdayakan di lokasi. Mereka membawa alat, kemudian warga yang parkir cukup melakukan pengecekan seperti scan barcode atau sejenisnya ke alat yang dibawa oleh jukir.

Erwin Widodo, Kaprodi Paskasarjana Teknik Industri yang terlibat dalam kajian menyebut bahwa sistem perparkiran yang sedang disiapkan untuk Sidoarjo adalah memadukan sistem yang sedang diterapkan yakni parkir berlangganan, dengan pola-pola yang diterapkan di daerah lain.

“Serta dipadukannya dengan sejumlah karya ilmiah tentang perparkiran. Agar lebih maksimal,” kata Erwin saat di Sidoarjo beberapa waktu lalu.

Dalam prosesnya, ada beberapa pertimbangan utama untuk merumuskan konsep pengelolaan parkir di Sidoarjo. Yakni pertimbangan Layanan Publik yang maksimal, potensi PAD, serta pola atau sistem apa yang dibutuhkan masyarakat.

“Intinya pelayanan harus lebih baik. Apakah memakai aplikasi mobile, kartu khusus, tentu disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat,” tandasnya.

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Dishub Sidoarjo Berencana Pasang CCTV di Lokasi-lokasi Parkir Untuk Mengawasi Kinerja Jukir, https://surabaya.tribunnews.com/2019/08/21/dishub-sidoarjo-berencana-pasang-cctv-di-lokasi-lokasi-parkir-untuk-mengawasi-kinerja-jukir?page=2.
Penulis: M Taufik
Editor: Eben Haezer Panca

Info CCTV

Comments are disabled.